Kembangmekarnews.com | Pemalang – Suasana khidmat menyelimuti Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang pada Minggu (8/2/2026). Ratusan jamaah memadati kompleks Pondok Pesantren Al-Hikmah untuk menghadiri rangkaian acara Aflah Akhir Sanah Madrasah Diniyah sekaligus Pengajian Umum Haul K.H. Muhammad Idris yang ke-23.

Acara ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan pertemuan silaturahmi jamaah Thariqah Asy-Syadziliyah se-Kabupaten Pemalang. Pihak panitia menghadirkan KH. Reza (Gus Reza) dari Temanggung sebagai pembicara utama. Kehadiran beliau memiliki nilai historis, mengingat silsilah Thariqah Asy-Syadziliyah di wilayah ini bersumber dari Mbah Muhaimin di Parakan, Temanggung.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pejabat pemerintahan. Mewakili Bupati Pemalang, tampak hadir Camat Warungpring, Agus Syarif Nurhadi. Turut hadir pula jajaran Forkopimcam mulai dari Kapolsek Warungpring, perwakilan Danposmil, hingga Kepala Desa Mereng.
Dari kalangan ulama, hadir pengasuh pesantren K.H. Mustofa, jajaran ustadz dan ustadzah, serta seluruh santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Al-Hikmah yang mengikuti prosesi wisuda atau pelepasan akhir tahun (Aflah Akhir Sanah).
Dalam sambutannya, Ketua panitia menyampaikan bahwa peringatan haul ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya menjaga estafet perjuangan almarhum K.H. Muhammad Idris dalam menyebarkan syiar Islam di Pemalang.
“Kehadiran Gus Reza dari Temanggung hari ini adalah untuk menyambung tali ruhaniah. Thariqah Asy-Syadziliyah yang diamalkan di sini memiliki kaitan erat dengan Mbah Muhaimin Parakan, sehingga sanad keilmuan dan amaliah kita tetap terjaga kemurniannya,” ujar salah satu pengurus pesantren.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk almaghfurlah K.H. Muhammad Idris dan keberkahan bagi para santri yang telah menyelesaikan masa studinya di Madrasah Diniyah Al-Hikmah. Meski dipadati ribuan jamaah, acara berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme.
Penulis: M.Sulton
















