Randudongkal|kembangmekarnews.com– Dukungan Pemerintah Desa Randudongkal terhadap keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kembali menjadi sorotan. Pasalnya, rencana penyediaan lahan desa yang sebelumnya dijanjikan untuk pembangunan gudang koperasi hingga kini belum terealisasi.
Gudang tersebut direncanakan sebagai fasilitas penunjang utama kegiatan koperasi, khususnya untuk penyimpanan dan distribusi barang usaha. Namun, hingga saat ini Kopdes Merah Putih masih belum mendapatkan kepastian terkait lokasi maupun waktu realisasi penyediaan lahan.
Ketua Koperasi Desa Randudongkal, Walis Erlangga Firera, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan kepada pemerintah desa agar tanah desa dapat dimanfaatkan untuk kepentingan koperasi. Sayangnya, permohonan tersebut belum ditindaklanjuti secara konkret.

“Kami sudah menyampaikan permintaan agar tanah desa disiapkan untuk gudang koperasi. Namun sampai sekarang baru sebatas janji, belum ada realisasi,” ungkap Walis kepada Kembangmekarnews.com.
Ia menjelaskan, keterbatasan fasilitas gudang menjadi salah satu kendala dalam pengembangan usaha koperasi.
Padahal, Kopdes Merah Putih dibentuk sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut Walis, dukungan pemerintah desa sangat dibutuhkan agar koperasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Ia berharap ada kejelasan serta komitmen nyata dari Pemdes Randudongkal agar rencana yang telah disampaikan sebelumnya dapat segera diwujudkan.
“Kami berharap pemerintah desa dapat memberikan kepastian, karena koperasi ini hadir untuk kepentingan bersama dan mendukung perekonomian warga,” ujarnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Pemerintah Desa Randudongkal belum memberikan keterangan resmi terkait belum terealisasinya penyediaan lahan gudang tersebut. Kembangmekarnews.com masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
















