banner 728x250

The Last Dance di Camp Nou Baru: Skenario Gila Marc Ciria Memulangkan Messi

  • Bagikan
The Last Dance di Camp Nou Baru: Skenario Gila Marc Ciria Memulangkan Messi
The Last Dance di Camp Nou Baru: Skenario Gila Marc Ciria Memulangkan Messi

BARCELONA – Bayangan Lionel Messi mengangkat trofi di bawah langit Catalan kembali menghantui para Culés. Bukan sekadar rumor media sosial, misi kepulangan sang megabintang kini resmi menjadi jantung dari kampanye politik Marc Ciria, kandidat presiden FC Barcelona untuk periode 2026.

Dalam peluncuran resminya baru-baru ini, Ciria menjanjikan sebuah “Skenario Gila” untuk memperbaiki sejarah yang ia anggap cacat sejak kepergian Messi yang penuh tangis pada 2021.

Kritik paling tajam Ciria diarahkan pada cara manajemen Joan Laporta membiarkan Messi pergi dan memperlakukannya setelah itu. Ia menyoroti kunjungan-kunjungan Messi ke Barcelona yang selama ini terkesan sembunyi-sembunyi.

“Kami ingin legenda kami kembali ke klub tanpa harus melakukannya di tengah malam secara diam-diam. Messi harus kembali lewat pintu depan, disambut 100.000 orang di Camp Nou yang baru,” tegas Ciria.

Bagi sang kandidat, ini bukan hanya soal nostalgia, melainkan restorasi martabat. Ia menawarkan struktur organisasi yang solid agar Messi tidak lagi memikul beban klub sendirian di pundaknya, melainkan menjadi pilar yang didukung oleh sistem profesional.

Satu poin yang paling menarik dari visi Ciria adalah rencananya untuk menjadikan hubungan Messi dan Barcelona abadi, layaknya Michael Jordan dengan Nike.

“Relasi Messi-Barça harus melampaui lapangan hijau. Ia harus menjadi duta global, wajah dari La Masia, dan magnet bagi sponsor internasional,” tambah Ciria. Ia percaya kehadiran Messi secara resmi—baik sebagai pemain maupun peran kelembagaan—adalah kunci utama untuk mengeluarkan Barcelona dari jeratan krisis finansial yang belum sepenuhnya usai.

Meskipun Messi telah memperpanjang kontraknya di Inter Miami hingga 2028 dan baru saja menjuarai MLS Cup 2025, performanya yang masih berada di level elit (29 gol dan 19 assist dalam dua musim terakhir) membuat Ciria yakin Last Dance di 2026 adalah waktu yang tepat.

Kembalinya Messi di tahun 2026—bertepatan dengan rampungnya renovasi total Spotify Camp Nou—dipandang sebagai momen sempurna bagi Messi untuk membimbing generasi emas baru, terutama Lamine Yamal. Kehadiran sang mentor dianggap penting agar talenta muda seperti Yamal tidak “terbakar” oleh ekspektasi yang terlalu besar.

Namun, jalan menuju realisasi rencana ini tidaklah mulus. Tantangan utamanya adalah:

  1. Luka Personal: Hubungan Messi dengan presiden petahana, Joan Laporta, dikabarkan masih dingin.

  2. Kontrak Inter Miami: Dengan kontrak yang berjalan hingga 2028, Barcelona harus melakukan negosiasi rumit dengan pihak MLS jika ingin memulangkannya sebagai pemain aktif pada 2026.

Jika Marc Ciria berhasil memenangkan kursi kepresidenan pada pemilihan 2026, dunia mungkin akan menyaksikan penutup karier terindah dalam sejarah olahraga. Bukan lagi lewat tisu yang basah oleh air mata di ruang konferensi pers yang dingin, melainkan lewat senyuman sang Raja yang akhirnya kembali ke istananya sendiri.

Iklan Iklan
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *