Kembangmekarnews.com | Pemalang – Pemerintah Desa (Pemdes) Gunungjaya, Kecamatan Belik, menunjukkan aksi nyata kepedulian antardesa dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana alam di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Jumat 6 Februari 2026

Bantuan yang difokuskan pada pemulihan infrastruktur hunian ini diserahkan langsung dalam bentuk material bangunan. Langkah ini diambil sebagai wujud empati untuk mempercepat proses perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan pascabencana.
Dalam aksi sosial tersebut Pemdes Gunungjaya, sebanyak 4 armada truk dikerahkan untuk mengangkut material bangunan dengan total nilai mencapai Rp19.388.500. Bantuan ini menyasar titik-titik yang telah ditentukan berdasarkan skala prioritas kebutuhan masyarakat desa.
Bantuan yang diberikan tidak hanya terpaku pada fisik bangunan, namun juga mencakup kebutuhan dasar harian. Berikut adalah rincian material dan logistik yang diserahkan: 100 sak semen, 15 meter kubik batu hebel, 20 sak lem mortar (perekat hebel), Paket Sembako untuk kebutuhan pangan, dan Pakaian layak pakai.
Kepala Desa Gunungjaya, Sugeng Riyadi, menjelaskan bahwa pemilihan bantuan dalam bentuk material bertujuan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung secara teknis oleh para korban.
“Bantuan ini kami salurkan dalam bentuk material bangunan agar bisa langsung digunakan. Ini adalah bentuk empati kami kepada saudara-saudara di Desa Penakir yang sedang tertimpa musibah,” ujar Sugeng saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Pihak Pemerintah Desa Penakir menyambut baik kedatangan rombongan dari Desa Gunungjaya. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan, mengingat material bangunan merupakan kebutuhan paling mendesak pada tahap awal pemulihan fisik bangunan.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan tidak hanya sekadar meringankan beban materi, tetapi juga mempererat semangat gotong royong dan sinergitas antar-perangkat desa di wilayah Kabupaten Pemalang. Dengan kolaborasi yang kuat, proses pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga terdampak diharapkan dapat berjalan lebih cepat.
Penulis: M.Sulton
















