Kembangmekarnews.com | Pemalang – Pemerintah Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, resmi memiliki tenaga baru dalam jajaran birokrasinya. Bertempat di Aula Balai Desa Semingkir pada Sabtu (2/2/2026), dilaksanakan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Perangkat Desa untuk formasi jabatan Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan serta Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha (TU) dan Umum.

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian proses panjang Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa yang telah dimulai sejak tahun 2025. Berdasarkan hasil seleksi yang ketat, Hermanto resmi dilantik sebagai Kasi Pemerintahan setelah menyisihkan 9 kandidat lainnya. Sementara itu, Tahti Munnisa berhasil mengisi posisi Kaur TU dan Umum setelah unggul dari 12 peserta seleksi.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya, Agus Mulyadi, S.I.P., M.M. Camat Randudongkal, Imam Purkendi Kepala Desa Semingkir, Kapolsek dan Danramil Randudongkal, BPD, LPMD, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Semingkir, Imam Purkendi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang menyukseskan transisi jabatan ini. Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban adalah amanah besar bagi kemajuan desa.
“Pelantikan ini bukan hanya sebuah formalitas, tetapi sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kita berharap perangkat desa yang baru dapat berkolaborasi dengan masyarakat untuk mewujudkan kemajuan bersama,” ujar Purkendi di hadapan para undangan.
Camat Randudongkal, Agus Mulyadi, memberikan arahan tegas kepada perangkat desa yang baru dilantik. Beliau mengingatkan bahwa menjadi perangkat desa berarti mewakafkan waktu untuk kepentingan publik.
“Ini adalah tugas yang berat. Perangkat desa itu tugasnya 24 jam untuk melayani masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan, khususnya warga Desa Semingkir,” tegas Agus Mulyadi.
Lebih lanjut, beliau meminta Hermanto dan Tahti Munnisa untuk segera memahami Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) serta mengenali wilayah kerja mereka. Beliau juga memberikan peringatan keras terkait integritas. “Segera pahami wilayahnya. Hindari pungli, dan layani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Penulis : M.Sulton
















